2 Cara Menghitung Defisit Kalori 100% Akurat 2024

Uinsuka.ac.id – Defisit kalori merupakan salah satu hal yang perlu dipahami bagi kamu pejuang diet, karena ini sangat penting dan faktor penentu keberhasilan diet. Cara menghitung defisit kalori akan membantumu dalam proses diet, sehingga bisa mengkonsumsi makanan tepat.

Perhitungan defisit kalori sebenarnya bisa dilakukan dengan memanfaatkan kalkulator kalori secara online, namun juga bisa dengan cara manual. Menghitung dengan benar dan disesuaikan kondisi tubuh perlu dilakukan sehingga proses diet dan kebutuhan kalori dapat terpenuhi secara maksimal.

Akan tetapi, apakah kamu sudah tahu tentang kalori? Sebelum mengetahui tentang cara menghitung defisit kalori, kamu harus mengetahui terlebih tentang apa itu kalori. Jika kamu ingin mengetahui lebih detail lagi silahkan baca ulasan di bawah ini dengan seksama.

Pengertian Kalori

Kalori adalah nilai yang akan menunjukkan jumlah energi diperoleh dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Setiap orang diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan kalori setiap harinya karena hal tersebut merupakan hal penting, agar kamu dapat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.

Selain itu, memenuhi kebutuhan kalori setiap hari berfungsi agar proses di dalam tubuh berjalan dengan lancar. Ketika kamu makan sesuatu, maka hal tersebut akan diubah menjadi energi melalui proses metabolisme.

Energi yang diperoleh tersebut nantinya akan digunakan guna mendukung kinerja serta fungsi berbagai organ di dalam tubuh. Sedangkan sisa kalori yang tidak diubah akan menjadi energi dan disimpan dalam tubuh sebagai lemak.

Nama kalori digunakan untuk dua satuan energi yang mana satuan pertama adalah kalori kecil atau gram kalori dengan simbol Kal yang merupakan jumlah energi diperlukan guna menaikkan temperatur 1 g air sebesar 1 ° Celcius dalam tekanan satu atmosfer.

Baca Juga:  4 Cara Menghitung Umur Kucing 100% Akurat 2024

Sedangkan kalori yang kedua adalah kilo kalori yang dikenal sebagai kalori besar, kilogram kalori, kalori makanan dan nama nama sejenisnya yang mendapatkan simbol Kkal atau Kal adalah 1.000 kalori kecil.

Penggunaan Kata Kalori

1. Nutrisi

Menurut konteks nutrisi, kilojoule merupakan satuan internasional untuk menyebutkan energi makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, meskipun kilo kalori masih tetap sama digunakan namun hal ini masih membuat bingung banyak orang.

Istilah kalori ini sangat sering digunakan untuk menyebutkan sesuatu yang seharusnya kilo kalori energi nutrisi, bahkan kadang-kadang dalam suatu kasus untuk mencapai kebingungan penulisannya diubah sedikit menjadi kalori dengan K dalam bentuk Kapital.

Hal tersebut digunakan untuk sekedar mencoba membedakan meskipun hal ini tidak dipahami secara universal.

2. Kimia

Sedangkan dalam konteks ilmiah lainnya, istilah kalori ini pada dasarnya hampir merujuk kepada kalori kecil meskipun hal tersebut bukan satuan SI.

Namun, satuan tersebut masih tetap digunakan dalam ilmu kimia seperti yang akan dijelaskan berikut ini. Kita ambil contoh, yakni ketika energi yang dibebaskan dalam suatu reaksi kimia per mol pereaksi seringkali dinyatakan sebagai kilokalori per mol.

Pada dasarnya, penggunaan ini disebabkan oleh kemudahan untuk memperhitungkan reaksi-reaksi di dalam laboratorium, khususnya larutan akuatik seperti volume pereaksi yang dilarutkan dalam air yang membentuk suatu larutan dengan konsentrasi dinyatakan dalam mall per liter atau 1 L setara 1 kg.

Hal tersebut akan menyebabkan perubahan temperatur dalam derajat Celcius untuk total volume Pelarut air serta kuantitas ini kemudian dapat digunakan untuk menghitung energi per maunya.

3. Pengukuran Kandungan Energi Makanan

Pada zaman dulu, pemu Kalorimeter difungsikan atau dimanfaatkan guna menentukan kandungan energi makanan yakni dengan cara membakar sampel serta mengukur perubahan suhu di sekitar air.

Baca Juga:  2 Cara Menghitung Kehamilan Setelah Haid 100% Akurat

Namun, saat ini metode tersebut tidak lagi digunakan bahkan di Amerika Serikat dan telah diganti dengan menghitung kandungan energi secara tidak langsung.

Hal tersebut dihitung dari penjumlahan energi disediakan oleh nutrisi makanan yang mengandung energi misalnya saja seperti protein karbohidrat dan juga lemak kemudian sistematis water modifikasi.

Sumber Kalori

Sebelum mengetahui cara menghitung defisit kalori kamu juga perlu tahu dari mana asal dari kamar tersebut bisa terbentuk. Kalori tersebut bisa terbentuk dari beberapa makanan sehat dengan energi yang tinggi yang bertujuan untuk menambah berat badan secara sehat.

Ada banyak makanan dapat memberikan energi pada tubuh untuk menambah berat badan secara sehat yakni seperti di bawah ini:

  • Protein Hewani: daging merah, ayam, salmon, dan lain lain
  • Asupan karbohidrat: kentang, nasi merah, pasta, roti gandum utuh.
  • Lemak sehat: kacang-kacangan, zaitun, alpukat, keju.

Risiko Kelebihan atau Kekurangan Kalori

Perlu kamu ketahui bahwa jika mengonsumsi makanan yang mengandung kalori secara berlebihan akan memberikan kamu beberapa resiko, begitu juga sebaliknya jika kekurangan kalori.

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui informasi tentang risiko kelebihan maupun kekurangan kalori yang akan kita bahas di bawah ini:

1. Kekurangan

Apabila kamu tidak cermat dalam menghitung kalori atau tidak berlebihan sehingga berat badan turun berlebihan maka akan beresiko. Kekurangan energi atau kalori akan menimbulkan berbagai macam masalah yang tentunya akan membuat kamu rugi seperti di bawah ini:

  • Tidak akan memenuhi kebutuhan gizi harian.
  • Mampu membuat kerja otak tidak berfungsi secara maksimal.
  • Dapat memperlambat proses metabolisme di dalam tubuh.
  • Beresiko membentuk batu empedu.

Tubuh manusia sangat memerlukan energi untuk menjalankan segala fungsinya, misalnya saja seperti proses pencernaan bahkan hingga proses pernapasan yang dibarengi dengan kegiatan sehari-hari.

Tidak hanya itu, tingkat metabolisme istirahat yakni berupa jumlah energi yang dipakai tubuh saat beristirahat merupakan mayoritas dari total pengeluaran energi.

Baca Juga:  2 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Jenis, Contoh

Maka dari itu, sangat penting untuk mendapatkan energi yang cukup dari makanan atau minuman yang kamu konsumsi setiap harinya, agar tumbuh tepat tetap sehat.

2. Kelebihan

Apa yang terjadi jika kelebihan kalori? Hal-hal yang berlebihan memang akan menimbulkan resiko yang merugikan, oleh karena itu kamu diwajibkan untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori.

Kelebihan kalori dapat membuat kamu menyimpan lebih banyak rumah di dalam tubuh, karena energi tersebut tidak digunakan untuk kegiatan sehari-hari atau merupakan energi sisa.

Tubuh memang sangat membutuhkan cadangan lemak agar tetap sehat, namun terlalu banyak lemak juga akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan misalnya saja seperti:

  • Diabetes tipe dua.
  • Penyakit jantung.
  • Sirosis hati.
  • Nyeri sendi.

Cara Menghitung Defisit Kalori

1. Menghitung Angka Metabolisme Basal

Pria Dewasa:

(10 x Berat Badan (Kg) ) + (6,25 x Tinggi Badan (Cm)) – (5 x Usia (Tahun)) + 5

Wanita Dewasa:

(10 x Berat Badan (Kg) ) + (6,25 x Tinggi Badan (Cm)) – (5 x Usia (Tahun)) – 161

2. Menghitung Total Daily Energy Expenditure

Jika kamu menggunakan cara ini untuk menghitung defisit kalori maka ada beberapa rumus makannya berikut ini:

  • Sangat Jarang Olahraga: BMR x 1,2
  • Jarang Olahraga (1-3 kali per minggu): BMR x 1,375
  • Cukup Olahraga (3-5 kali per minggu): BMR x 1,55
  • Sering Olahraga (6-7 kali per minggu): BMR x 1,725
  • Sangat Sering Olahraga (2 kali sehari): BMR x 1,9

Cara menghitung defisit kalori di atas bisa kamu gunakan untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh kamu sendiri. Kamu juga bisa menggunakan rumus-rumus tersebut untuk melancarkan proses diet yang sedang dilakukan.

Baca Juga: