3 Cara Menghitung CM ke M (Centimeter ke Meter) 2024

Uinsuka.ac.id – Perubahan ukuran dari cm ke m merupakan materi paling dasar dalam matematika yang dipelajari di bangku SD kelas 2. Untuk mengingat kembali, tidak ada salahnya kita mendalami cara menghitung cm ke m untuk menyingkat sebuah bilangan dalam ukuran yang lebih besar.

Mungkin kamu pernah mengukur tinggi badan, misalnya 150 cm maka jika dikonversikan menjadi 1,5 meter. Atau menempuh sebuah jarak perjalanan sejauh 20 m apabila disebut dalam bilangan cm maka ukurannya menjadi 2000 cm.

Dari konversi angka tersebut, bisa diketahui bahwa ukuran 1 m sama dengan 100 cm. Jadi jika terdapat ukuran 1000 cm, untuk menyederhanakannya bisa dikonversikan dalam ukuran meter menjadi 10 m.

Mengenal Satuan Panjang

Sebelum membahas cara menghitung cm ke m sebagai dasar perlu mengetahui berbagai jenis satuan panjang dan konversinya. Termasuk di dalamnya ukuran cm dan meter, beberapa di antaranya sebagai berikut.

1. Milimeter

Pada satuan panjang ukuran milimeter berada dibawah sentimeter. Jika dikonversikan ke m, maka hasilnya adalah 0,001 m

2. Sentimeter

Satuan sentimeter memiliki ukuran yang setara dengan 0,01 m. Ukuran ini sering ditulis dalam bentuk cm dan dibaca sentimeter.

3. Desimeter

Desimeter atau yang sering dibaca dengan dam dapat dikonversikan ke dalam ukuran m maka akan menjadi 0,1 meter.

4. Dekameter

Sedangkan dekameter berada di atas desimeter. Jika dikonversikan ke dalam meter maka hasilnya adalah 10 meter.

5. Hektometer

Di atas dekameter terdapat hektometer. Ukurannya setara dengan 100 meter atau 10.000 cm

Baca Juga:  1 Menit Berapa Jam? Cara Menghitung dan Konsepnya

6. Kilometer

Puncaknya adalah Kilometer, satuan ini sering digunakan untuk menghitung suatu jarak tempuh yang lebih jauh jangkauannya. Misalnya untuk 1 km dikonversikan ke m maka hasilnya yaitu 1.000 m dan seterusnya.

Sejarah Penggunaan Satuan Panjang

Manusia pada saat itu menggunakan satuan panjang untuk mengukur jarak maupun waktu. Hal ini menjadi dasar pencetusan dua teori penting yaitu Meridional dan Pendular hingga menjadi satuan yang lebih kompleks saat ini.

1. Teori Meridional

Teori ini dikemukakan pada tahun 1791 yang ditetapkan sebagai satu per sepuluh ribu jarak pada permukaan bumi. Mulai dari titik khatulistiwa menuju kutub utara melalui meridian Paris.

Jadi pada tahun 1795 Perancis menetapkan meter sebagai ukuran resmi dalam satuan panjang. Sedangkan di tahun 1889 BIPM menjadikan 1 meter sebagai ukuran antara garisan batang platinum dengan iridium yang terdapat pada Sèvres.

2. Teori Pendulum

Setelah dunia mengenal teknologi laser, ukuran meter berganti menjadi gelombang spektrum cahaya dalam ruang hampa.

Cara Menghitung Cm ke M

Meski terbilang sederhana, namun terdapat aturan baku yang ditetapkan dalam konversi ukuran. Jadi untuk mengubah suatu ukuran panjang maupun tinggi suatu benda dari cm ke m terdapat beberapa kaidah. Bagaimana caranya? Berikut di antaranya:

1. Cm Sama dengan 1 m / 100

Seperti yang digambarkan pada contoh di atas, bahwa 1 m adalah 100 cm. Maka jika jika dikonversikan ukuran 1 cm adalah 1 m / 100. Sehingga ketika akan mengubah 250 cm ke dalam meter maka dibagi menjadi 250 / 100 hasilnya yaitu 2,5 m.

Sedangkan untuk mencari ukuran cm dari meter maka bilangan tersebut dikalikan dengan 100. Contohnya 6 m ke cm adalah 6 x 100 hasilnya yaitu 600 cm.

2. Menentukan Desimal

Jika sebuah besaran memiliki ukuran 383,½ cm, maka dapat diubah dalam bentuk desimal menjadi 383,5 cm. Angka 3 merupakan bilangan satuan dan 5 merupakan persepuluhan dalam bilangan tersebut.

Kemudian jika ingin mengkonversikannya dalam ukuran meter, kembali pada teori pertama bahwa cm merupakan 1m / 100. Maka bilangan tersebut dibagi menjadi 100, sehingga bilangan desimalnya akan bergeser 383,5 : 100 = 3,835.

Baca Juga:  10 Ons Berapa Kg? Konversi Ons-Kg dan Sebaliknya

Sedangkan jika bilangannya 52, maka perlu ditambahkan angka nol sebagai bilangan desimalnya. Jadi menjadi 52 : 100 = 0,52

3. Menambahkan Angka Nol

Kamu bisa menambahkan angka nol sebagai desimal sesuai keperluan. Misalnya 2,5 cm jika dikonversikan akan menjadi 0,025 atau 32,5 cm ke m hasilnya adalah 0,325 dan seterusnya.

Jadi dapat disimpulkan dari seluruh cara di atas, untuk mengubah cm menjadi m maka ukuran tersebut harus dibagi 100. Sedangkan jika ingin mengkonversi meter ke cm harus dikali 100.

Penggunaan Cara Menghitung Cm ke M dalam Kehidupan sehari-hari

Mengukur suatu panjang mungkin sudah menjadi kegiatan yang tidak terlepas dalam kehidupan sehari-hari. Baik ketika mengukur sebuah benda, membuat bangunan, menciptakan sebuah karya, dan lain sebagainya. Berikut ini aplikasi cm dan m dalam aktivitas sehari-hari, yaitu:

1. Membuat Sebuah Karya dan Benda

Baik karya 2 dimensi maupun 4 dimensi untuk menciptakan karya seni umumnya akan menggunakan ukuran agar tampak proporsional. Misalnya saat akan melukis gambar 3 dimensi yang mengharuskan simetris pada gambar sehingga harus mengukurnya dengan penggaris.

Contoh lainnya ketika kamu membuat perabotan di rumah seperti kursi, lemari, meja, dan lain-lainnya. Dalam proses pembuatannya agar sesuai dengan yang diharapkan tentu akan diukur terlebih dahulu ukuran cm maupun meter pada bahan baku yang akan dibuat menjadi furniture tersebut.

2. Membuat Sebuah Bangunan

Saat membangun sebuat tempat, seorang ahli maupun arsitektur tentunya menetapkan ukuran dengan cara menghitung cm ke m terlebih dahulu agar lebih mudah dalam menetapkan luas maupun panjang suatu bangunan yang akan didirikan.

3. Mengukur Tinggi Badan

Untuk mengetahui pertumbuhan pada anak-anak dan dewasa, mengukur tinggi badan menjadi salah satu cara yang sering digunakan. Ketika mengukur badan, kamu akan mengetahui berapa cm tinggi badan seperti yang digambarkan di awal.

Baca Juga:  1 km Berapa Meter? Cara Menghitung dan Contoh Soal Lain

Contoh Soal

Agar lebih mahir dan memahami materi mengenai satuan panjang cm dan m, kamu bisa mengerjakan beberapa soal latihan. Berikut ini contoh latihan soal yang bisa dipraktekan secara mudah dan sederhana:

1. Soal 1

Tinggi bangunan sekolah adalah 550 cm sedangkan tinggi dari tiang bendera yaitu 300 cm. Maka berapakah selisih tinggi antara bangunan sekolah dengan tiang bendera tersebut?

Jawaban:

  • Bangunan Sekolah 550 cm = 5,5 m
  • Tiang bendera = 300 cm = 3 m
  • Selisihnya = 5,5 m – 3 m = 2,5 m atau 250 cm

2. Soal 2

Kamu akan memasang sebuah pagar di depan rumah, pagar tersebut tersedia dengan jumlah 30 batang bahan pagar dengan tinggi 20 cm. Lantas berapa m panjang pagar tersebut yang dibutuhkan untuk membuat pagar seluruhnya.

Jawaban:

Panjang pagar = 30 x 20 cm = 600 cm sehingga diketahui bahwa panjang pagar yang dibutuhkan adalah 600 cm jika dikonversikan ke meter menjadi 6 m.

3. Soal 3

Konversikan satuan panjang di bawah ini:

  • 4532 cm = …… m
  • 342 cm = …… m
  • 50 cm = ……m
  • 423 m = …. cm
  • 30 m = ….. cm
  • 250 m = ….. cm

Jawaban:

  • 4532 cm = 4532 /100 = 45,32 m
  • 342 cm = 342 /100 = 3,42 m
  • 50 cm = 50 /100 = 0,5
  • 423 m = 432 x 100 = 43200 cm
  • 30 m = 30 x 100 = 4000 cm
  • 250 m = 250 x 100 = 250.000 cm

Dari contoh soal diatas cara menghitung cm ke m dapat kamu lakukan dengan membagikan dengan 100 maupun mengkalikannya dengan 100.

Rumus cara menghitung cm ke m ini dapat dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari untuk menyederhanakan bilangan pada satuan panjang. Hal ini menjadi salah satu perhitungan dasar yang perlu dikuasai.

Biasanya, rumus mengubah cm ke m ini banyak digunakan ketika menghitung sebuah bagunan atau benda. Pahami tangga untuk konversi satuan panjang agar proses perhitungannya menjadi lebih mudah.

Baca Juga: