Jam 17.30 Jam Berapa? Ini Aturan Penulisan Waktu 24 Jam


Uinsuka.ac.id – Apakah kamu masih kesulitan membaca jam 17.30 jam berapa? Jika iya, berarti kamu belum paham mengenai sistem penulisan waktu 24 jam. Bentuk penulisan waktu ini lazim dipakai di beberapa negara.

Dalam mengubah format 24 jam menjadi standar, yaitu 12 jam ataupun sebaliknya ternyata cukup mudah dilakukan. Kamu hanya perlu mengubah angka jamnya, sedangkan angka menitnya tetap sama.

Aturan Penulisan Waktu Berbasis 24 Jam

1. Sistem Penulisan

Sistem penulisan waktu 24 jam memiliki ketentuan sebagai berikut:

  • Waktu dihitung mulai jam 00.00 dini hari hingga jam 23.59
  • Saat waktu menunjukkan jam sebelum pukul 01.00 siang, maka penulisannya sama dengan waktu berbasis 12 jam.
  • Saat waktu menunjukkan jam setelah pukul 01.00 siang, maka penulisan waktunya berbasis 12 jam ditambah dengan angka 12. Contohnya jam 01.00 siang, maka ditulis jam 13.00.
Baca Juga:  Cara Menghitung Kepadatan Penduduk: Pengertian, Rumus

2. Contoh

Berikut ini beberapa contoh penulisan dan cara membaca waktu berbasis 24 jam:

  • Jam 24.00 menunjukkan jam 00.00 dini hari
  • Jam 02.30 menunjukkan jam 02.30 pagi hari
  • Jam 03.59 menunjukkan jam 03.59 pagi hari
  • Jam 06.00 menunjukkan jam 06.00 pagi hari
  • Jam 11.30 menunjukkan jam 11.30 pagi hari
  • Jam 12.00 menunjukkan jam 12.00 siang hari
  • Jam 12.30 menunjukkan jam 12.30 siang hari
  • Jam 13.00 menunjukkan jam 01.00 siang hari
  • Jam 16.00 menunjukkan jam 04.00 sore hari
  • Jam 22.00 menunjukkan jam 10.00 malam hari
  • Jam 23.00 menunjukkan jam 11.00 malam hari

Cara Membaca Jam 17.30 Jam Berapa?

Sistem penulisan waktu 24 jam mempunyai beberapa kelebihan jika dibanding dengan sistem penulisan 12 jam yang biasa dipakai di berbagai negara. Kelebihannya antara lain, sistem penulisan waktu ini lebih akurat karena tidak ada ambiguitas ketika menunjukkan waktu pagi dan sore hari.

Selain itu, sistem penulisan waktu 24 jam ini dinilai lebih efisien karena tidak lagi menyertakan AM atau PM ketika menulis waktu. Kelebihan lainnya yaitu, sistem penulisan waktu 24 jam ini lebih konsisten karena memakai satuan waktu yang sama, yakni 24 jam.

Baca Juga:  6 Cara Menghitung Skala Likert, Rumus, Contoh Soal

Format seperti ini juga lebih mudah dipakai dalam pengaturan jadwal, terlebih di bidang penerbangan atau penjadwalan kereta api. Sebagai contoh, cara membaca jam 17.30 jam berapa, yaitu dengan mengurangi angka awal dengan 12.

Cara menghitungnya yaitu 17.30 – 12.00 = 05.30. Jadi, jawaban jam 17.30 itu jam berapa sama dengan jam 05.30 sore hari.

Terjawab sudah pertanyaan mengenai cara membaca jam 17.30 jam berapa. Penulisan waktu seperti itu memakai sistem penulisan berbasis 24 jam. Format penulisan waktu seperti ini ada banyak sekali kelebihannya.

Adapun kelebihan diantaranya yaitu efisiensi, konsistensi, akurat, serta kemudahan penggunaan di berbagai bidang, contohnya di bidang bisnis, transportasi, militer, dan olahraga. Format penulisan 24 jam dipakai secara luas. Dengan memahami format ini, maka kita bisa efisien dalam mengelola waktu.

error: