5 Cara Menghitung Dosis Obat Sirup Anak Sesuai Takaran

Uinsuka.ac.id – Dosis obat sirup yang diberikan, terutama kepada anak-anak harus sesuai takaran yang benar. Ketahui cara menghitung dosis obat sirup sehingga pengobatan dapat berjalan lebih efektif. Dosis obat yang tepat akan mempercepat proses penyembuhan.

Efek pemberian obat yang tidak sesuai dosis justru bisa membahayakan kesehatan, alih-alih menyembuhkannya. Ketidaksesuaian dalam menakar obat sirup juga mengakibatkan overdosis yang dapat menyebabkan efek samping.

Biasanya, dokter akan memberikan obat kepada pasien sudah sesuai dengan dosis lazimnya, yaitu sesuai dengan takaran dan tidak meningkat sifatnya. Namun ada juga obat yang dapat diberikan dalam dosis maksimal, selain dosis lazim tersebut.

Cara Menghitung Dosis Obat Sirup

Jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien oleh dokter ada beberapa macam, salah satunya adalah sirup. Apa yang dimaksud obat sirup itu? Obat sirup adalah jenis obat yang telah dilarutkan dalam air atau cairan dengan menggunakan pemanis.

Itulah mengapa kebanyakan obat sirup memang memiliki rasa yang manis, sehingga lebih disukai terutama oleh anak-anak. Karena rasanya enak dan tidak pahit, kita kadang sering meminumnya dalam jumlah yang berlebihan sehingga tidak sesuai dengan dosis.

Nah, agar obat sirup yang diminum sesuai dengan dosis yang seharusnya, hitung dengan cara berikut :

Kalau dokter memberikan resep obat dengan jenis sirup 125 mg prn, sedangkan persediaannya 250 mg per 50 ml, maka hitungannya yaitu:

  • 125/250 x 50 ml = 25 ml
Baca Juga:  3 Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok Rumah 2024

Sebaiknya jangan mengkonsumsi obat sirup melebihi takaran yang seharusnya, meskipun rasanya enak. Contoh obat sirup yang paling sering diberikan dokter yaitu obat batuk, obat antibiotik maupun obat maag.

Cara Menghitung Dosis Obat pada Anak yang Benar

Cara menghitung dosis obat sirup juga berlaku bagi jenis obat lainnya, seperti tablet, kapsul, serbuk dan lainnya, supaya tidak berlebihan dan sesuai takaran. Terutama jika masih anak-anak dimana sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna, dosis obat harus benar-benar tepat.

Ada beberapa cara yang dapat digunakan sebagai patokan dalam menghitung dosis obat untuk anak secara tepat, yaitu:

1. Pakai Pipet atau Spuit

Anak-anak adalah usia yang paling sulit untuk mengkonsumsi obat, sekalipun bentuknya sirup. Kadang kala, ketika memberikan obat sirup kepada anak dengan sendok takar, bisa tumpah karena kurang hati-hati ataupun si anak menolak.

Lalu bagaimana cara memberikan obat sirup pada anak dengan mudah dan sesuai takaran? Berikan obat sirup tersebut dengan menggunakan pipet ataupun spuit untuk memudahkan anak meminumnya.

Pada pipet telah terdapat ukuran dalam ml/cc sehingga bisa diberikan obat sirup dengan takaran yang tepat tanpa takut tumpah. Meskipun sendok bisa digunakan, hanya saja tidak semua sendok memiliki ukuran yang sama.

Pemberian obat sirup dengan memakai pipet atau spuit tidak hanya berlaku pada anak-anak saja, tetapi juga bisa dilakukan pada orang dewasa.

2. Menghitung dari Luas Permukaan Tubuh

Cara yang lain adalah dengan mengetahui berapa luas permukaan tubuh anak. Luas permukaan tubuh, disingkat LPT, bisa menjadi acuan untuk mengukur seberapa banyak dosis obat yang dibutuhkan anak.

Meskipun termasuk agak sulit, tapi metode ini bisa digunakan untuk menakar obat. Contohnya, anak harus minum obat batuk yang dosisnya 100 mg/ minggu. Berapa dosisnya jika anak memiliki tinggi 150 cm dan berat badannya 45 cm?

Maka hitungannya adalah:

  • Tinggi dan berat badan dibagi = 150/ 45 = 3,33
  • Jadi dosis obat = 50 x 3,33 = 166 mg
Baca Juga:  3 Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk Baru 2024

3. Menggunakan Dosis Orang Dewasa

Meskipun diberikan kepada anak, tetapi bisa diukur dengan menggunakan takaran dosis pada orang dewasa. Ini adalah cara yang cukup sederhana dan sering dilakukan oleh orang tua kita dulu. Namun, pemberian obat dengan cara ini harus menggunakan tambahan informasi TB dan BB anak.

Rumusnya yaitu LPT/1,73 m2 x dosis orang dewasa. Contohnya, kalau LPT 1,33 dan dosis orang dewasa 10 ml, berapa dosis obat untuk anak? Hitungannya yaitu 1,33/1,73 x 10 = 7 ml.

4. Menggunakan Aturan Fried

Masih ada cara menghitung dosis obat sirup untuk anak selain apa yang sudah dijelaskan di atas, yaitu menggunakan aturan Fried. Menghitung dosis obat sirup yang tepat berdasarkan aturan Fried yaitu dengan memperkirakan dosis sesuai umur dalam hitungan bulan.

Setelah itu dibagi dengan angka 150 dan dikalikan dengan dosis obat untuk orang dewasa. Supaya bisa lebih jelas, lihat pada contoh berikut. Anak berumur 2 tahun harus minum obat paracetamol sirup, berapa dosisnya menurut aturan Fried?

Caranya:

Umur 2 tahun sama dengan 24 bulan dibagi dengan 150 lalu dikalikan dosis untuk dewasa. Jika dosis obat untuk dewasa adalah 25 ml, maka dosis untuk anak yaitu (24/ 150) x 25 ml = 4 ml. Maka, dosis yang tepat untuk anak adalah 4 ml.

5. Menggunakan Aturan Young

Selain memakai aturan Fried, cara memberikan obat sirup pada anak supaya dosisnya tepat yaitu menggunakan aturan Young. Pada metode ini, perhitungan dilakukan berdasarkan berapa tahun usia anak lalu dibagi dengan 12, dan dikalikan dengan dosis dewasa.

Contohnya, jika anak usia 4 tahun dan takaran dewasa obat batuk adalah 10 ml, berapa dosis untuk anak? Hitung saja (4 /12) x 10 = 3,33 atau 3 ml.

Tips Memberikan Obat pada Anak Supaya Efektif

Bukan hanya sekedar cara menghitung dosis obat sirup pada anak saja yang harus diperhatikan oleh orang tua. Agar obat bisa bekerja secara efektif dalam menyembuhkan penyakit, perhatikan juga beberapa hal penting berikut ini.

Baca Juga:  5 Cara Menghitung Bunga Bank Tabungan/Pinjaman

1. Jangan Asal Memberikan Obat

Sebaiknya orang tua tidak asal saja memberikan obat kepada anak-anak, terlebih lagi kalau obat tidak berasal dari resep dokter. Orang tua boleh memberikan obat yang dijual di apotek tanpa harus memeriksakan ke dokter, namun sebisa mungkin berdasarkan resep yang pernah diberikan dokter.

2. Hentikan Pemberian Jika Ada Alergi

Efek samping obat untuk anak memang berbeda-beda, tapi biasanya tidak menimbulkan masalah yang berarti. Hanya saja, ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat memicu reaksi alergi pada anak-anak, misalnya antibiotik.

Apa yang harus dilakukan oleh orang tua jika anak mengalami alergi karena minum obat? Segera hentikan pemberian obat tersebut kalau anak mengalami alergi. Reaksi alergi bisa bermacam-macam, seperti gatal, muntah hingga alergi.

3. Berikan Obat Sesuai Dosis dan Aturan

Agar obat bisa bekerja secara efektif, berikan sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Obat memiliki cara kerja yang berbeda-beda termasuk kontraindikasinya,. Patuhi aturan pemberian dosis obat agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Termasuk juga dalam hal ini adalah pemberian antibiotik yang harus menggunakan resep dokter. Orang tua harus mematuhi aturan bahwa obat antibiotik harus dihabiskan sekalipun gejalanya sudah tidak muncul lagi.

Pembahasan diatas adalah cara menghitung dosis obat sirup kepada anak yang harus diperhatikan oleh orang tua, supaya pengobatan berjalan efektif. Jangan menambah dan mengurangi dosis obat tanpa instruksi dari dokter, karena itu bisa berbahaya bagi anak.

Baca Juga: